Senin, 13 Agustus 2012

Kegiatan Belajar 3: Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Semester 1
Kegiatan Belajar 3

BAB 1 PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA

Standar Kompetensi
·        1. Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila  sebagai ideologi terbuka

Kompetensi Dasar
·        1.3. Sikap Positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka

Indikator
·        1.3.1.Menunjukkan contoh sikap dan perilaku positif yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
·        1.3.2.Menemukan cara bersikap positif yang sesuai dengan Pancasila sebagai ideologi terbuka

A. Tujuan Kegiatan Pembelajaran
1.     Mengemukakan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
2.     Menjelaskan maksud dari pengamalan nilai Pancasila secara objektif.
3.     Memberikan contoh pengamalan Pancasila secara objektif.
4.     Menjelaskan maksud dari pengamalan Pancasila secara subjektif.
5.     Memberikan contoh pengamalan Pancasila secara subjektif.

B. Materi Pokok
1.     Perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
2.     Sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka

C. Uraian Materi Pokok
A.   Perilaku yang Sesuai dengan Nilai-nilai Pancasila
·        Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
1.     Percaya dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.     Membina kerjasama, toleransi sesama pemeluk agama dan penganut kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
3.     Tidak memaksakan kehendak, agama, dan kepercayaan kita kepada pemeluk agama lain.
4.     Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing, dll

·        Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
1.     Tidak membedakan warna kulit suku dan agama
2.     Menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain
3.     Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
4.     Membela kebenaran dan keadilan
5.     Tenggang rasa atau tepo seliro
6.     Saling mencintai sesame manusia
7.     Tidak semena-mena terhadap orang lain
8.     Memperlakukan sesama manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya, dll
·        Sila Persatuan Indonesia
1.     Menempatkan kepentingan, keselamatan, persatuan bangsa dan Negara di atas  kepentingan pribadi dan golongan.
2.     Bangga berbangsa Indonesia
3.     Memajukan pergaulan demi kemajuan bangsa.
4.     Cinta tanah air dan bangsa
5.     Mengembangkan persatuan Indonesia yang Bhineka Tunggal ika.
·        Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan.
1.     Mengakui bahwa setiap manusia memiliki kedudukan dan hak yang sama.
2.     Melaksanakan keputusan bersama dengan penuh tanggung jawab dan etikad baik.
3.     Mengambil keputusan sesuai kebenaran dan keadilan
4.     Menghormati pendapat orang lain
5.     Mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan masalah
6.     Tidak memaksakan kehendak, pendapat, intimidasi pada orang lain.
·        Keadilan sosial bagi seluruh  rakyat Indonesia
1.     Menjunjung tinggi sifat dan suasana gotongroyong berdasarkan   kekeluargaan.
2.     Bersama-sama menciptakan keadilan sosial dalam masyarakat.
3.     Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum
4.     Suka bekerja keras dalam mencari solusi
5.     Menhargai hasil karya orang lain
6.     Gemar menabung untuk masa depan, dll



v Cara bersikap Positif  Terhadap Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
Bersikap positif terhadap Pancasila pada dasarnya adalah sejauh mana kita melakukan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.  Dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1. Pengamalan secara objektif.
      Pengamalan secara objektif, yaitu dengan cara melaksanakan dan mentaati peraturan perundangan yang berlaku, bersifat memaksa dan ada sanksi hukum bagi siapa saja yang melanggar norma hukum, seperti  pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm pengaman kalau tidak mendapat sanksi.
          2. Pengamalan secara subjektif
                Pengamalan secara subjektif, yaitu dengan cara menjalankan nilai-nilai Pancasila yang berwujud norma-etika sebagai pedoman bersikap dan bertingkah laku dalam masyarakat dan Negara.

D.  Glosarium
Toleransi              : dengan sabar mebiarkan sesuatu.
Tepo seliro           : tenggang rasa.
Intimidasi             : gertakan, ajaran dengan ancaman.
Solusi                            : penyelesaian, pemecahan masalah atau soal.
Obyektif               : tidak berat sebelah, menurut kenyataan.
Subyektif              : menurut pandangan sendiri.

E. Rangkuman
·     Bersikap positif terhadap Pancasila yaitu bagaimana kita menerapkan nilai-nilai Pancasila itu dalam kehidupan sehari-hari baik dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
·     Ada dua cara dalam mengamalkan Pancasila yaitu secara obyektif  yaitu mentatai aturan dan subyektif, yaitu melalui pengamalan norma dan etika dalam bertindak.

Suka Dengan Artikel Ini ?

0 komentar "Kegiatan Belajar 3: Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar

 
 
Copyright © 2013. Modul PKn MA dan SMA - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com